BRMP Sulut Kawal Penyaluran Bibit Kelapa Unggul
Pemerintah melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan pendampingan serta pengawalan penyaluran bibit kelapa dalam unggul lokal baru-baru ini, Jumat (5/6/2026). Langkah strategis ini dilakukan oleh seluruh pihak terkait demi menyukseskan program hilirisasi perkebunan yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Pengawasan ketat diterapkan oleh petugas mulai dari lokasi pembibitan hingga proses penyerahan di lahan milik kelompok tani sasaran.
Seluruh bibit yang akan disalurkan telah diperiksa kelayakannya secara menyeluruh agar memenuhi standar persyaratan teknis yang berlaku. Bibit berkualitas wajib memiliki jumlah helai daun lebih dari empat helai serta tinggi batang minimal empat puluh sentimeter saat didistribusikan. Kondisi kesehatan tanaman juga dipastikan bebas dari serangan hama maupun penyakit berbahaya serta telah dilengkapi label hijau muda sebagai tanda sertifikat mutu benih resmi.
Petugas teknis memberikan bimbingan langsung kepada petugas pengangkut mengenai tata cara pengepakan yang benar di atas kendaraan truk pengangkut. Teknik pemuatan yang tepat diajarkan oleh pendamping guna meminimalkan risiko kerusakan fisik maupun patah batang selama perjalanan menuju lokasi tujuan. Penanganan yang hati-hati dan terencana diharapkan menjamin bibit tetap segar dan siap tumbuh dengan baik sesampainya di lahan tanam.
Sebanyak 1.100 batang bibit kelapa unggul diangkut menggunakan kendaraan khusus dari lokasi pembibitan atau nursery Desa Bengkol, Kota Manado menuju daerah sasaran. Perjalanan distribusi tersebut menempuh rute hingga sampai ke Kelompok Tani Minapolitan yang berkedudukan di Desa Dimembe, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Jumlah pasokan bibit ini disiapkan secara khusus untuk mendukung perluasan areal tanam sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat setempat.
Rombongan pengiriman disambut hangat oleh Ketua Kelompok Tani serta sejumlah anggota yang telah menunggu di titik penyerahan yang telah ditentukan bersama. Seluruh bibit yang tiba langsung dihitung dan diperiksa kembali kelengkapannya oleh penerima guna memastikan kesesuaian jumlah dan kualitas barang. Proses serah terima berlangsung tertib dan lancar sebagai bukti transparansi serta tanggung jawab bersama antar pihak pengelola dan penerima manfaat.
Kegiatan penyaluran dilanjutkan dengan acara penanaman bibit secara simbolis yang dihadiri oleh para pejabat dari berbagai instansi terkait. Sebelum bibit ditanam, tim teknis terlebih dahulu memeriksa ukuran serta kedalaman lubang tanam agar telah disiapkan sesuai dengan standar teknis pertanian yang benar. Penanaman perdana ini dilakukan langsung oleh Kepala BRMP Sulut Steivie Karouw Beserta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Bertha L. Tasiam Katuuk di lahan milik petani setempat.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh staf teknis Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan Ambon, Kepala BRMP Tanaman Palma, serta Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadi bukti nyata hasil koordinasi yang baik serta kesamaan komitmen untuk memajukan sektor perkebunan. Semangat kerja sama yang erat antarinstansi diharapkan mampu mempercepat tercapainya keberhasilan program hilirisasi kelapa demi kesejahteraan petani di wilayah Sulut.